Total Tayangan Halaman

chiclet from feed burner

Kamis, 24 Februari 2011

JIKA SUDAH KEHENDAK ALLAH, APAPUN BISA TERJADI

JIKA SUDAH KEHENDAK ALLAH, APAPUN  BISA TERJADI
Assalamu’alaikum wr. wb. atas izin Allah Jika sudah kehendak Allah apapun bisa terjadi sebagaimana topik artikel saya kali ini.

Peristiwa yang berkaitan dengan judul “jika sudah kehendak Allah, apapun bisa terjadi” ini adalah pernah dialami teman kakak saya yang menunaikan rukun Haji ke tanah suci Makkah Al Mukaromah tahun 2009 untuk embarkasi Surabaya.

Sebut saja namanya : Si Darno, sekarang lebih senang dipanggil Haji atau Kaji dari pada cuma dipanggil Darno saja. Jika dipanggil dengan sebutan No, atau Darno ia memilih tidak menjawab panggilan itu, namun jika dipanggil Ji atau wak kaji, kontan ia akan merespon dengan girang.

Sewaktu di Masjidil Haram, Si Darno ini berusaha mengamalkan ilmu sedekah yang diperoleh dari seorang ustadz di kampungnya. Ustadz itu mengatakan : jika kamu ingin kaya sepulang kamu dari beribadah haji, kamu harus banyak bersedekah, terutama nanti di sekitar Masjidil Haram akan banyak peminta minta, tapi dengan catatan kamu harus melakukannya dengan Ihlas Lillahi Ta’ala. Nah memang sudah menjadi karakter si Darno, bila ia punya maksud, ia pasti akan berusaha semampunya. akhirnya iapun mempersiapkan uang untuk sedekah yang ditaruh di kantung gamis yang dipakainya. Saku yang sebelah kiri dia isi dengan uang receh, saku yang sebelah kanan dia simpan uang besar.

Dan sungguh benar apa kata Pak Ustadz itu, sewaktu Si Darno berjalan bersama jama’ah lainnya menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan sholat arbain, tiba tiba ia dikerubuti beberapa orang yang minta-minta, dengan sangat tergopoh gopohnya, tanpa sadar ia segera menarik uang yang ada di saku kirinya, maksudnya mau bersedekah dengan uang uang receh yang memang dikhususkan bagi peminta-minta. Anehnya, sewaktu ia menarik uang dari saku kirinya itu, ia dapati uang yang keluar adalah uang besar, yang sedianya untuk berbelanja nanti. Si Darno buru buru mengembalikan uang besar itu ke sakunya lagi. Kali ini ia mengambil uang dari saku sebelah kanannya, dan eh…..ternyata uang yang ia tarik juga uang besar, Si Darno kelimpungan jadinya,,,,kemana ini uang receh yang aku persiapkan sejak berangkat tadi ya??,,,,,Darno bergumam dalam hati, namun para peminta itu mulai tidak sabar. Akhirnya, karena tergopoh gopoh tadi si Darno dengan ‘sangat terpaksa’ merelakan uang besarnya tadi untuk sedekah.
Rupanya sedekah si Darno ini ia lakukan karena terpaksa, ia bersedekah dengan sedikit perasaan ‘menyesal’.

Sesampainya di hotel tempat ia istirahat, ia menceritakan semua kejadian yang baru dialaminya itu kepada teman teman satu maktabnya. Semua yang mendengar cerita si Darno terkekeh kekeh,,,,,,dasar kamu memang pelit No.,,,,sedekah itu yang ihlas,,,,,ambil aja uang yang ada di saku atau dompetmu itu, jika yang kamu ambil itu kebetulan yang besar, ya berikan saja apa yang sudah ter-ambil itu…..insya ALLAH kamu akan diganti yang lebih baik oleh ALLAH.

dan jika ditelusur ke belakang, ternyata di Indonesia, si Darno ini terkenal sebagai orang yang pelit. Ia hanya mau memberi sedekah kepada orang lain dengan sedekah yang sedikit sekali. Seringkali jika ada kotak infaq yang berjalan di depannya, saat sholat Jumat, ia hanya sedekah uang koin saja.

Jika sudah di Masjidil Haram, apapun yang kita kerjakan, baik oleh hati kita maupun oleh fisik kita, akan memperoleh balasan langsung.

Itulah gambaran jika sudah kehendak Allah, apapun bisa terjadi. Sampai saat ini juga bila wak kaji Darno ditanya kemana ‘lenyapnya’ uang receh yang ia siapkan untuk peminta minta itu, wak kaji Darno tidak bisa menjawabnya. Kok tiba tiba saja semua uang di saku kiri dan kanannya hanya terisi uang besar besar. Kemana uang recehnya ya??? Wallahu a’lam. Hanya Allah yang bisa menjawabnya. atau,,,coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang-nya Ebiet G. Ade, he he he….(Just Joke, only)

Sekian dulu, mari persiapkan diri kita sebelum berangkat menunaikan Ibadah Haji/ Umrah ke Tanah Suci Makkah Al Mukarramah. Dan semoga Allah senantiasa meringankan setiap langkah kita didalam menuju ridho-Nya, amin.

Wassalamu’alaikum wr. wb.
dari tanahsuci, gresik.
AgungIchwanto.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar